PAGI YANG PENUH KEJUTAN
lonceng pagi mengembalikanku ke alam nyata
ku terima pesan dari dua bintang
membuatku terkesima oleh isinya
tak mampu mataku berkedip
sang surya mulai menunjukkan cahayanya
saat kakiku mulai menapaki bumi
tetapi sirat kesepian muncul perlahan
membuatku merasa terasingkan
ingin rasanya memutar waktu kembali
sedikit bersantai dalam keheningan pagi
atau sekedar menyegarkan pikiran
mempersiapkan segalanya demi hari ini
CERAH DAN MENDUNG
sang surya bersinar amat cerah
saat diriku bertemu sang bintang
senyum manis mengembang dibibir kami
tetapi rasa sebal pun juga terasakan
udara pagi ini begitu menyejukkan
terasa menenangkan hati yang gundah
menghilangkan semua keraguan dalam jiwa
dan mengembalikan kepercayaan sanubari
namun, ada hati yang mendung dan gelisah
walaupun ada dua bintang yang meneranginya
mencoba mengembalikan semangatnya
tapi semuanya sia-sia
KAMI ADALAH SATU
saat-saat menegangkan itu kini tiba
kami melangkah bersama dalam suatu keputusan
dengan berbekal ilmu yang pas-pasan
mencoba tuk beranikan diri
kami satu hati, satu jiwa dan satu pikiran
kami berseragam sama dan berilmu sama
kami berbobot sama..
tak ada yang istimewa dari kami
ketika lonceng berbunyi
satu pikiran yang ada pada kami
dengan diiringi melodi hati yang ceria
perlahan-lahan ketengangan itu menghilang
ya, sama sekali menghilang
yang ada adalah sebuah canda tawa dan kepasrahan
tapi tak ada setetes air pun penyesalan
karena kami telah melakukan yang terbaik
TANGISAN SATU BINTANG
salahkah bila kita mendambanya?
mendamba kembali seseorang yang tlah pergi
yang dulu pernah menghiasi hari-harimu
dengan kasih dan ketulusannya
bintang itu sampai kini masih menunggu
bintang itu sampai kini masih berharap
bintang itu sampai kini masih berdiri sendiri
hanya demi dirinya yang tercinta
saat itu sang bintang sedang bahagia
karena bertemu sang pujaan setelah sekian lama
namun mereka bertemu dalam keadaan berbeda
sang bintang ditusuk dengan pedang
sebuah pertemuan tak diharapkan
penyesalan teramat dalam dirasakan
melodi burung tadi
berubah menjadi melodi tikus
senyum manisnya kini menjadi luluh
tawanya kini menjadi bisu
dua bintang lain tak dapat berkata
semuanya menjadi bisu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar