Sabtu, 09 Januari 2010

Detective School Q

Detective School Q atau Detective Academy Q[1] (探偵学園Q Tantei Gakuen Kyū?) adalah sebuah manga karya Seimaru Amagi dan Fumiya Sato yang juga merupakan pengarang Detektif Kindaichi. Manga ini di Jepang, diterbitkan mingguan di Weekly Shonen Magazine dari tahun 2001 hingga 2005 dan kemudian diserialkan dan diterbitkan dalam 22 jilid oleh Kodansha (di Indonesia oleh Elex Media). Versi animenya ditayangkan di Jepang oleh TBS.

Komik ini bercerita tentang Grup Detektif yang berasal dari Sekolah Detektif yang dipimpin oleh Morihiko Dan. Pemeran utama pada komik ini bernama Kyu Renjo, seorang anak Kelas 3 SMP. Selain Kyu ada beberapa orang lainnya, di antaranya Megumi Minami, Kintaro Toyama, Kazuma Narusawa dan Ryu Amakusa.

Cerita berkisar di seputar aktivitas mereka sehari-hari di sekitar sekolah, pemecahan kasus serta konflik dengan organisasi kriminal bernama Meiosei.


Mengenai Dan Detective School

Dan Detective School (DDS) didirikan oleh Morihiko Dan, seorang detektif terkenal yang telah menyelesaikan banyak kasus, namun tidak berhasil menghancurkan organisasi kriminal bernama Meiosei (dalam Bahasa Inggris berarti Pluto). Hal ini juga yang menyebabkan dia duduk di kursi roda untuk seumur hidupnya. Morihiko Dan adalah satu-satunya detektif swasta di Jepang yang memiliki lisensi untuk mempergunakan senjata api.

Kelas Q

Kyu Renjo

Alias : Q Usia : 14 tahun Warna rambut : Hitam kehijauan dengan warna putih di bagian tengah Warna mata : Hijau keemasan Tinggi : Sekitar 154 cm Debut : Episode 1

Kyu Renjo atau biasa disapa Kyu, adalah seorang anak yang ceria, optimis dan pantang menyerah. Tapi kadang-kadang dia mampu bersikap serius, seperti saat menjawab ejekan dari Kelas A karena kegagalan Kelas Q dalam peristiwa pembunuhan yang dirancang Cerberus. Sehingga banyak yang menganggap bahwa Kyu lebih misterius dari Ryu. Kyu masih duduk di bangku kelas 3 SMP. Kyu adalah anak tunggal dari orang tua tunggal (hanya ibunya, Mizue), karena ibunya merahasiakan identitas ayahnya.

Ketika ia masih kecil, ia diculik dan ditolong seorang detektif. Ia begitu mengagumi detektif yang ia sapa paman detektif itu. Sejak itu pula, Kyu ingin menjadi seorang detektif seperti paman detektif yang ia kagumi. Kyu sempat shock ketika mengetahui bahwa detektif itu tewas saat melindungi Morihiko Dan dalam pertempuran melawan Meiosei. Pada akhirnya Kyu mengetahui fakta bahwa paman detektif yang ia kagumi bernama Satoru Renjo dan merupakan tangan kanan Morihiko Dan sekaligus ayah kandungnya, saat diberitahu oleh King Hades, pemimpin dari Meiosei.

Kemampuan Kyu adalah analisanya yang sangat cepat, dan tekniknya yang tidak terburu-buru. Dia juga yang paling sering mengandalkan buku saku DDS, dan sering pula membuka buku pemberian Satoru Renjo. Ucapan khas Kyu adalah "Jawabannya hanya ada satu!!!"


Megumi Minami

Usia : 14 tahun Rambut : Pink Tinggi : 163 cm

Megumi Minami atau biasa disapa Meg adalah satu-satunya perempuan di kelas Q. Dia tinggal dengan kakaknya, karena orang tuanya bekerja di luar negeri. Sifatnya emosional, seperti saat menghajar Kyu dan Kinta sampai babak belur karena mengintipnya mandi di pemandian air panas Desa Jinchu, dalam kisah pembunuhan ruang tertutup "Legenda Maya Hime." Tapi dia juga centil, seperti saat dia malu-malu saat Ryu memakai topeng wajahnya. Saat berusia 4 tahun, dia mampu mengidentifikasi wajah pelaku perampokan berturut-turut, sehingga menjadi penerima penghargaan dari markas kepolisian termuda sepanjang sejarah.

Meg pernah belajar di Tokyo National Talent Development Research Center atau Pusat Penelitian Pengembangan Bakat Nasional di Tokyo, bersama Yutaka Saburomaru. Sebenarnya disana dia telah bertemu dangan Ryu Amakusa, tapi ingatannya dihipnotis oleh King Hades, walau akhirnya dipulihkan dengan kata kunci penyembuh oleh Pak Dan (Morihiko Dan).

Meg memiliki talenta yang unik yaitu ingatan fotografis. Dengan talentanya itu, Meg bisa mengingat apapun dengan hanya sekali melihat.


Kazuma Narusawa

Usia :11 tahun

Kazuma adalah seorang anak SD yang jenius dan dikenal sebagai pembuat game. pada usia 7 tahun, Kazuma sudah mengembangkan software game buatannya sendiri. Berturut-turut game buatannya laku keras, sehingga dijuluki sebagai programmer jenius.

Kazuma seorang pemecah kode yang handal. Dengan bekal sebuah laptop, internet dan pemrograman keberadaanya sangat penting di Q class untuk ikut memecahkan kode-kode rahasia yang ditemukan dalam setiap kasus yang sedang dihadapi. Kazuma adalah putera ketiga dari Takuma Narusawa, seorang konglomerat yang memimpin Narusawa Industry dan memiliki rumah yang besar.

Kemampuan Kazuma adalah memecahkan kode dan menyelesaikan masalah terutama yang berhubungan dengan data, kode, dan perhitungan matematis dengan bantuan komputer.


Kintaro Toyama

Usia : 18 tahun Tinggi : 180 cm

Kintaro Toyama atau biasa disapa Kinta adalah anak dari petugas kepolisian yang disegani, Komisaris Kinzaburo Toyama. Kinta tinggal sendiri dan biasa bekerja sambilan. Kinta adalah anggota kelas Q yang mengandalkan kekuatan fisik. Ia adalah keturunan klan Toyama, yang berprofesi sebagai detektif sejak zaman Edo.

Kinta menguasai dan 3 untuk judo dan karate, serta dan 4 untuk karate yang dilatihnya bersama teman kecilnya, Sumire Chikamatsu. Dia juga mahir atletik dan berenang, serta sudah sering meraih penghargaan. Dia adalah yang terlemah dalam hal analisa kasus, karena hanya mengandalkan insting "liarnya." Walaupun begitu dengan sedikit bantuan dari Kazuma, dia dapat memecahkan sendiri kasus pembunuhan di bangunan tempat dia bekerja sambilan.

Kemampuan Kinta, selain memiliki insting yang kuat, dia juga bisa melihat dari jarak yang jauh dan mempunyai penciuman yang tajam.


Ryu Amakusa

Usia : 14 tahun. Berat : 47 kg Tinggi : 168 cm Gol. darah : A Warna rambut : Biru Warna mata : Abu-abu

Ryu adalah anak jenius dan pendiam, tapi dia juga bisa bercanda dengan Kelas Q yang rata-rata periang. Sangat kompak dengan Kyu, dia tinggal dengan Kyu saat dia kabur dari rumahnya. Kemampuan matematikanya luar biasa dan dan sangat fasih berbahasa Inggris, dibuktikan dalam kasus video pembunuhan (snuff video). Hal ini wajar karena Ryu merupakan lulusan dari MIT di Amerika. Pendidikan yang dijalaninya di tas rata-rata kemampuan anak-anak seusianya. Ia menjalani masa SD dengan normal selama 6 tahun, SMP satu tahun, dan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan SMAnya di network yang ia tamatkan selama satu tahun, Kemudian ia direkomendasikan ke MIT (Massachutes International of Technology).

Dia juga sangat menyukai natto yang disajikan oleh ibu Kyu. Ryu agak jengkel dengan Pak Nanami (Kotaro Nanami), karena dipaksa masuk dalam sekolah wanita dalam kasus pembunuhan di drama sekolah, bahkan pernah dipaksa menggunakan pakaian kulit tubuh wanita.

Ryu memiliki hubungan darah tidak langsung dengan King Hades (pemimpin Meiosei). Hubungan darah ini dikarenakan Ryu adalah cucu King Hades yang merupakan anak sah dari Takumi Kuzuryu sementara King Hades adalah anak dari Takumi Kuzuryu sendiri. Ketika orang-tuanya meninggal, ia diurus oleh seorang pengawas yang ditunjuk oleh Meiosei. Anehnya, Ryu malah dimasukkan dalam DDS, yang nyata-nyata adalah musuh bebuyutan Meiosei. King Hades juga tidak mencegah Ryu bergaul dan tinggal dengan Kyu setelah Ryu kabur dari rumah. Ternyata tujuan King Hades adalah agar Ryu mengalami apa yang dulu King Hades alami, yaitu "hilangnya kepercayaan". Sehingga kelak Ryu akan bersedia menjadi King Hades II. Tapi Ryu yang sempat menyetujui permintaan Meiosei, akhirnya menolaknya mentah-mentah dalam pertempuran terakhir Meiosei melawan DDS. Akhirnya terungkap bahwa ayah Ryu, Shizuka Amakusa yang disangka mati bunuh diri, ternyata masih hidup dan hanya dihipnotis oleh Meiosei.

Kemampuan Ryu adalah analisanya yang nyaris sempurna dan sifatnya yang tenang, walaupun sering emosian dan terburu-buru, seperti dalam kasus Setsugekka dan kasus biola Takumi Kuzuryu, Testa De Drago, dan shi'un ryu. Hal ini dikarenakan kasus tersebut berkaitan dengan meiosei dan dia merasa bertanggung jawab dengan keselamatan teman-temannya. Ucapan khas Ryu adalah "Akhirnya kabut pun menghilang..." dan "Nazo yo motto fukamare to ne (teka-teki semakin mendalam...)"

Wajahnya yang tampan dan tubuhnya yang 'cantik' serta kemampuan otaknya yang sulit diprediksikan membuatnya digandrungi oleh Kuniko Toya, siswi kelas A. selain itu, banyak pula cewek yang mengakui ketampanannya seperti pada kasus di perguruan Shibusawa, dan kasus di perguruan Himeyuri.


Tangan kanan Morihiko Dan & Staff

Shino Katagiri

Katagiri adalah asisten setia Morihiko Dan. Dia merupakan angkatan pertama murid DDS. Ia selalu mendampingi Pak Dan,terutama setelah beliau mengalami kelumpuhan. Hubungannya dengan Pak Dan sangat dekat, seperti ayah dan anak. Di balik kelembutannya, ia menguasai beladiri dan detektif yang bisa diandalkan.

Kotaro Nanami

Nanami juga adalah asisten setia Morihiko Dan. Dia sangat jago menyamar dan sering diperintah oleh Dan untuk mengawasi kelas Q menangani berbagai kasus. Dia paling suka menyamar menjadi sebuah kaktus yang dilengkapi busana Meksiko. Saat Pak Dan jatuh pingsan akibat penyakit, Nanami lah yang menggantikannya untuk mengatur DDC dan DDS.

Tatsumi Hongo

Hongo adalah salah seorang guru di DDS dan juga merupakan asisten setia Dan. Dia dingin dan kasar. Oleh sebab itu, ia tidak disukai kelas Q. Dia sering bertengkar dengan Nanami mengenai bagaimana seorang detektif seharusnya berlaku. Ia tidak menyukai cara Nanami mengajar yang santai. Ia meyakini bahwa detektif sejati harus tegas dan serius.

Shintaro Maki

Maki adalah seorang guru di DDS dan juga dokter. Dia sangat menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan dan obat. Di dalam manga, Maki diculik oleh Meiosei dan Thanatos menggantikan posisinya dan mencoba untuk membunuh Meg dan Kyu.

Onikobe Dokuro

Dokuro adalah seorang pecinta tulang. Dia memiliki ribuan tulang (tepatnya 2000) dan ia bisa membedakannya satu per satu. Dan salah satu favoritnya diberi nama Elizabeth dan dipakaikan pita di tengkoraknya. Dia adalah kepala proyek sains DDS yang membuat setiap peralatan DDS seperti jam tangan DDS, pembuka topeng Meiosei dan sebagainya. Kyu, Ryu dan Meg mengenalnya lebih dulu dibandingkan anggota kelas Q lainnya (Kinta dan Kazuma) dan mereka menolongnya untuk memecahkan sebuah kasus. Dokuro hanya muncul di manga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar